Tampilkan postingan dengan label motor tua antik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motor tua antik. Tampilkan semua postingan

Motor Antik AJS 1956

Tongkrongannya keren. Suaranya juga mantab.. brum..brum.. Dengan panjang stroke 93mm membuat suara motor keluaran tahun 1956 ini sangat khas motor udug. Stroke yang panjang ini juga membuat daya jelajah motor keluaran inggris dengan emblem pada tangki bertuliskan AJS ini bisa lebih bagus (lebih jauh) tetapi stroke yang panjang ini juga mengakibatkan akselerasinya kurang bagus. Saya membayangkan, di jamannya, motor ini memang didesign bukan untuk meliuk-liuk di kemacetan lalu lintas (tahun 1956 belum ada macet kali ya..). Tetapi memang cocok untuk perjalanan jarak jauh.
Saya memang belum ada kesempatan untuk ikut turing bersama teman-teman pecinta motor classic. Beberapa event harus saya lewatkan karena terlalu jauh. Maklum, kalo surabaya-Mataram, Lombok ditempuh dengan naik motor, meskipun motornya kuat, saya rasa pinggang dan punggung pengendaranya yang harus banyak istirahat..hehehe. Banyak istirahat artinya perlu banyak waktu untuk perjalanan. Sedangkan pekerjaan, gak mungkin bisa ditinggal lama-lama...hiks naseb...
Sekian dulu sedikit komentar saya.. nanti akan saya tambahin lagi, soalnya sekarang lagi ditunggu istri yang mau ngajak nonton Mission Impossible: Ghost Protocol..hehehe

Motor Tua antik Honda C700 1982

Kapasitas mesin motor ini hanya 70cc. Keluaran tahun 1982, type C700 atau yang lebih akrab dikenal sebagai Super Cup ini merupakan motor dengan material plastik (rasanya hampir 40%) generasi pertama buatan Honda. Dari tothok, spakbor, kempol, semuanya dari plastik. Tapi menurut saya tidak ada masalah. Dengan usia-nya yang hampir 30 tahun, membuat penampilan motor ini kelihatan klasik atau bahkan bisa disebut motor tua antik. Kalo dipake jalan sering ditawar orang. Maklum, barang langka..hehehe.
Yang lebih asyik lagi adalah, cat dan ditambah hampir 98% part motor ini masih orisinil, juga semua elektrikal motor ini masih berfungsi dengan baik. Dobel stater nya juga masih berfungsi. Bandingkan dengan motor-motor keluaran tahun 95-an aja udah pada hancur tampangnya, terutama kelistrikannya.
Meskipun kapasitas mesin motor ini terbilang kecil, tapi masih sanggup digeber hingga kecepatan 80 km/jam (top speed di spedometer 100 km/jam).Tapi saya tidak pernah melajukan motor ini dengan kecepatan di atas 40 km/jam, soalnya meskipun sanggup bila digas sampai kecepatan lebih dari 40 km/jam, rasanya kasihan banget. Rasanya kok seperti nyuruh kakek umur 70 tahun lari sprint 100 meter..hehehe.
Yang jelas, saya tidak akan jual motor tua antik ini yang cocok buat keluar masuk kampung.. misal pengen jalan-jalan sore sama anak istri muter-muter kampung.Apalagi kalo hari minggu, pengen semanggi gak ada tukang semanggi yang lewat.. motor ini sangat pas buat searching and finding semanggi mode on...hehehehe.